Si Gale-gale Bagian dari Keberagaman Wayang Nusantara

Budaya / Minggu, 16 Oktober 2016 17:48 WIB (MP/bro)

Boneka Si Gale-gale asal Pulau Samosir, Sumatera Utara merupakan bagian dari wayang sebagai kekayaan budaya warisan nenek moyang. Petugas Museum Wayang di Taman Fatahillah Kawasan Kota Tua Jakarta Didik Cahyono mengungkapkan, koleksi wayang boneka Si Gale-gale di Museum Wayang didatangkan langsung dari Sumatera Utara.

Si Gale-gale terbuat dari kayu yang dipahat seperti wayang golek dari Jawa Barat. Namun, bentuk boneka Si Gale-gale dibuat sangat mirip sekali dengan manusia. Si Gale-gale ini juga dimodifikasi menggunakan tali-tali yang menghubungkan setiap persendian supaya dapat digerakkan dari belakang atau dari tempat lain. Bagian tubuhnya pun dibalut dengan pakaian adat lengkap dengan ulos serta ikat kepala. Sehingga, jika menari, sama seperti layaknya manusia yang sedang manari. Tarian yang dibawakan oleh boneka SI Gale-gale ini adalah tarian tor-tor.

“Boneka Si Gale-gale ini dari Sumatera Utara. Ini juga termasuk bagian dari boneka wayang yang merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia,” ujar Didik Cahyono kepada merahputih.com, Minggu (16/10).

Ia juga mengungkapkan, di Sumatera Utara, awalnya boneka Si Gale-gale digunakan dalam ritual kematian, yaitu untuk menghibur keluarga yang ditinggalkan. Namun saat ini, boneka Si Gale-gale ini sering kali dipentaskan dalam acara-acara tertentu.

“Jadi, sekarang ini tidak hanya pada acara kematian saja, tapi di acara-acara penyambutan dan acara-acara lain sering ditampilkan,” katanya.

Aroma mistik wayang boneka Si Gale-gale yang disimpan di museum wayang, kata Didik, juga masih sangat kental. Pada saat-saat tertentu, boneka Si Gale-gale juga kerap beregerak sendiri tanpa sebab. (Wid)

BACA JUGA:

  1. Naniura, Resep Ikan Mas Tanpa Dimasak Khas Batak
  2. Lopian Srikandi Tanah Batak
  3. Perjuangan Orang Tua dalam Lagu Batak Anakon Hi Do Hamoraon Di Au
  4. Mencicipi Nikmatnya Mi Gomak, Spageti Khas Batak
  5. Yuk Cocokan Kepribadianmu Lewat Astrologi Asli Batak
(MP/bro)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya