150 Koleksi Batik Keraton di Pameran JIBB 2016

Budaya / Minggu, 16 Oktober 2016 22:57 WIB (MP/flo)

Jogja International Batik Biennale (JIBB) 2016 bukan sekadar event pemeran biasa. Pasalnya, koleksi batik yang dipamerkan merupakan batik-batik khusus dari lingkungan keraton Solo dan Yogyakarta.

Total, terdapat 150 koleksi batik keraton. Semuanya dibedakan berdasarkan motif dan penggunaannya. Batik-batik tersebut digunakan sesuai fungsinya sejak lahir hingga meninggal.
Afif Syakur, Koordinator Fashion dan Pameran Daur menjelaskan bahwa tiap-tiap kotif memiliki makna dan pesan tersendiri. "Hidup itu kan mulia. Begitulah masyarakat Jawa memandang kehidupan.

Jadi, dari situlah tiap-tiap segi kehidupan dimaknai mulia pula dengan disimbolkan motif-motifnya yang khusus," katanya, Minggu (16/10) saat ditemui di JEC, Yogyakarta, Minggu (16/10).

Batik-batik yang ditampilkan dalam JIBB 2016 (Foto: MP/Fredy Wansyah)

Afif menambahkan, di dalam lingkungan keraton, terdapat batik-batik khusus keraton. Misalnya, batik yang digunakan oleh sultan. Menurutnya, sultan adalah sosok pengayom rakyatnya, sehingga perlu menggunakan batik yang menyimbolkan pengayoman. Sultan disimbolkan dekat dengan alam, seperti gunung, udara, dan laut.

"Jadi sultan menggunakan motif khusus yang menunjukkan bahwa melarung untuk menghilangkan hal-hal negatif. Ini yang tak lazim digunakan oleh umum," imbuhnya.

Hari ini, JIBB 2016 resmi ditutup setelah melewati berbagai rangkaian kegiatan sejak dibuka pada Rabu (12/10). Kegiatan diadakan di tiga tempat, yakni Hotel Royal Ambarukmo, JEC, dan kawasan sentra batik Imogiri.(Fre)

BACA JUGA:

  1. Jogja International Batik Biennale Pertegas Yogyakarta Kota Batik Dunia
  2. Disporbudpar Minta “Alitaba” Batik Khas Tangerang Dapat SK Bupati
  3. 3 Tempat Favorit Belanja Batik di Yogyakarta
  4. 4 Tempat Wisata Kerajinan Batik di Yogyakarta
  5. Peringati Hari Batik, Warga Solo ‘Membatik Langit’
(MP/flo)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya