Kata Pemilik Homestay soal Wacana Pembangunan 100.000 Homestay

Wisata / Senin, 17 Oktober 2016 21:13 WIB (MP/bro)

Guna menarik perhatian wisatawan mancanegara ke Indonesia, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) membuat wacana untuk membangun 100.000 homestay. Rencananya, homestay akan dibangun mulai tahun 2017 dan diprioritaskan di 10 target destinasi wisata Indonesia. Homestay yang dibuat merupakan rumah warga yang disulap menjadi penginapan.

Menanggapi wacana pemerintah tersebut, salah satu pemilik homestay di Tanggerang Selatan Wiwind Rizki mengatakan sedikit khawatir. Pasalnya, dengan munculnya homestay baru secara otomatis akan menambah saingan.

"Kalau takut tersaingi sih iya," ucap Wiwind di kediamannya, Melati Mas, Jalan Flamboyan II, Blok E 2, No. 8, Desa Jelupang, Kecamatan Serpong Utara, Tanggerang Selatan, Senin (17/10).

Meski ada kehawatiran, alasan pemerintah untuk meningkatkan potensi kedatangan wisatawan mancanegara ke Indonesia disambut baik oleh Wiwind. Menurutnya, turis asing terutama backpacker lebih memilih homestay dibandingkan hotel.

"Tapi kalau memang itu bertujuan baik kita pasti dukung," pungkasnya.

Seperti yang diketahui, Kemenpar berencana membangun 100.000 homestay di seluruh Indonesia. Pembangunan dimulai pada tahun 2017 mendatang dan diprioritaskan di 10 target destinasi wisata Indonesia.

Homestay dipilih lantaran para turis asing dapat langsung berinteraksi dengan warga. Pasalnya, karyawan homestay biasanya adalah pemilik homestay itu sendiri. Wiwind sendiri belum lama membuka homestay di rumahnya. Pengalaman menerima tamu dari Slovenia dan Perancis membuatnya memutuskan membuat homestay. (Yni)


BACA JUGA:

 
(MP/bro)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya