Pengembangan Destinasi Wisata Tanjung Lesung Dipantau Menpar

Wisata / Senin, 17 Oktober 2016 22:43 WIB (MP/bro)

Pengembangan destinasi wisata Tanjung Lesung yang berlokasi di selatan Banten, tepatnya di Kabupaten Pandeglang dipercepat. Menteri Pariwisata Arief Yahya terus memantau perkembangannya. Demikian seperti disampaikan Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Provinsi Banten Opar Sochari.

Opar Sochari mengatakan, Tanjung Lesung masuk 10 destinasi wisata "Bali Baru," di mana fokusnya adalah 3A (atraksi, akses, amenitas)

“Dari sisi akses, rencana pembangunan tol Serang-Panimbang, BPJT, PUPR, penetapan kontraktor (sistem design and build) sampai November 2016. Selanjutnya, pembebasan lahan dan konstruksi,” katanya Senin (17/10).

Ia juga mengatakan, proses perubahan RTRW yang menjadi konsekuensi perubahan aksesibilitas tersebut terus dikebut.

"Saat ini dalam proses pembahasan dengan Pansus RTRW di DPRD Banten. Semoga cepat tuntas dan proyek bisa bergerak lebih cepat,” harapnya.

Menurut Opar, jalur kereta api jalur Rangkas Bitung-Saketi-Labuan yang sudah lama mangkrak dihidupkan lagi. Proses membangun kembali rel yang lama berhenti itu jauh lebih cepat dan mudah ketika bekerja sama dengan pihak Kemenhub.

“Saat ini masuk dalam penyusunan Detail Engineering Design (DED) untuk jalur Rangkasbitung-Pandeglang-Saketi-Labuhan. Jalur Ini sudah sesuai dengan RTRW,” akunya.

Gubernur Banten Rano Karno juga sudah melayangkan surat kepada Kemenhub sejak 29 September 2016 soal pembangunan bandara baru di Banten selatan. Sekaligus permohonan alokasi anggaran melalui pusat. (Ctr)

BACA JUGA:

  1. Wisatawan Ingin Hidup Tradisional, Kemenpar Bangun 100.000 Homestay
  2. Ini Dia Harapan Kemenpar terhadap Festival Payung Indonesia
  3. Kerjasama Kemenpar dan ASEAN Secretariat Pacu Pertumbuhan Sektor Wisata
  4. Gelar Tour de Jakarta, Kemenpar Targetkan 1.000 Wisman dan 200 Ribu Wisnus
  5. Kemenpar Gelar Karnaval Jalan Cantik dan Keren Nusantara 2016
(MP/bro)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya