Potensi Wisata Pantai Kabupaten Tangerang Belum Masuk PAD

Wisata / Selasa, 18 Oktober 2016 00:37 WIB (MP/man)

Potensi pariwisata di wilayah Kabupaten Tangerang belum sepenuhnya menjadi bagian dari pendapatan asli daerah (PAD). Karena sejauh ini masih banyak yang dikelola oleh masyarakat.

Kepala Seksi (Kasi) Budaya dan Pariwisata Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporbudpar) Kabupaten Tangerang Muhamad Syafei menjelaskan, potensi PAD sektor pariwisata di Kabupaten Tangerang hanya dari hotel, restoran dan panti pijat.

"Kalau PAD dari sektor pariwasata paling dari hotel, restoran, sama tempat-tempat hiburan dan panti pijat," ujar Muhamad Syafei kepada merahputih.com, Senin (17/10).

Ia juga mengungkapkan, sulitnya mendatangkan PAD dari tempat wisata lainya, seperti pantai atau wisata ziarah, karena dikelola oleh masyarakat dan yayasan. Di Pantai Tanjung Pasir misalnya, sebagian dikelola oleh TNI AL.

"Kalau di Pantai Tanjung Pasir, itu sebagian dikelola oleh TNI AL. Lahannya sendiri, itu kan punya Perum Perhutani. Jadi tidak bisa masuk PAD," katanya. 

Begitu juga dengan potensi wisata Pulau Cangkir di Pantai Kronjo dan Pantai Tanjung Kait, semua dikelola oleh masyarakat dan Perum Perhutani. "Itu juga enggak ada PAD, semua dikelola mereka," tandasnya. (Wid)

BACA JUGA:

  1. Anggrek Jadi Motif Khas Batik Tangerang Selatan
  2. Rekreasi Keluarga di Hutan Kota Jombang Tangerang Selatan
  3. Taman Kota Tangerang, Sarana Rekreasi Warga
  4. Yuk, Intip Latihan Muay Thai di Taman Kota Tangerang
  5. Pasar Lama Tangerang, Surga Penyuka Asinan dan Buah-buahan
(MP/man)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya