Tari Pendulang Timah yang Mengagumkan

Wisata / Rabu, 19 Oktober 2016 16:30 WIB (MP/man)

Tarian Pendulang Timah, kini telah menjadi ikon di Babel, khususnya dalam Festival Laskar Pelangi. Tahun lalu, tarian ini memperoleh penghargaan.

Itu setelah Yayasan Original Rekor Indonesia (ORI) Pusat memberikan award karena keunikan tarian ini yang disebut sebagai mengagumkan. Ditarikan oleh 47 orang.

Sekilas adegan tahun lalu seperti dikutip bangkapos.com, tampak Widodo memekikkan suaranya ketika membaca puisi di antara para penari Tari Pendulang Timah.

Lelaki yang akrab disapa Dodo ini memberi warna baru pada atraksi Tari Pendulang Timah. Tari ini ciptaan Andrea Hirata, penulis novel "Laskar Pelangi" pada 2010 lalu.

Kini adegannya terasa semakin semarak. Wisatawan mancanegara yang menyaksikannya pun ikut terpukau. Lucunya, pembacaan puisi yang berapi-api itu bukannya tanpa efek. Dodo mengaku suaranya sempat serak dan tenggorokannya sakit pasca pertunjukkan.

"Sampai habis air asam segelas untuk mengobatinya, ini pun masih ada rasa sakitnya dikit,” ujar Dodo, Sabtu (8/8) sore, tahun lalu.

Saat itu, Tari Pendulang Timah digarap Sanggar Tari Belitong Lesong Batang, Kelurahan Lesung Batang, Kecamatan Tanjungpandan, Kabupaten Belitung. Dodo menjadi bagian dari para penari yang menyajikan pertunjukan ini.

Dalam pagelaran ini, sosok yang tak kalah mencolok adalah Dodi Ramdani (17), warga Desa Buluh Tumbang, Kecamatan Tanjungpandan. Dodi berperan sebagai Peri Timah.

Terciptanya tarian ini sendiri bisa disebut tidak berlebihan. Karena sejak dulu Babel memang dikenal sebagai daerah penghasil timah. (diy)

 

(MP/man)
Sarankan artikel ini

Artikel Terkait Lainnya